5 Peristiwa Kepunahan Terbesar dan Paling Mengerikan Dalam Sejarah

Makhluk hidup di masa lampau dituntut untuk bisa beradaptasi dengan keadaan bumi yang tidak bersahabat seperti sekarang. Setiap makhluk hidup di tuntut bisa bertahan keganasan makhluk hidup lain maupun dari keganasan alam sendiri.

Apabila tidak dapat bertahan maka kepunahan adalah suatu hal yang pasti. Nah untuk menambah wawasan para pembaca semua, berikut ini kami rangkum The Big Five atau lima peristiwa kepunahan terbesar yang terjadi di bumi ini, yang di yakini sebagai peristiwa kepunahan paling dasyat sepanjang sejarah.

Kepunahan Terdahsyat di Muka Bumi

Kepunahan Era Ordovisum Akhir

Kepunahan terbesar yang pertama adalah yang terjadi di era Ordovisum akhir. Era ini terjadi sekitar 460 juta tahun yang lalu. Jenis hewan laut mengalami kematian dan penurunan drastis yang mencapai 70% jenis spesies.

Beberapa spesies seperti jenis famili Echinodermata, Ostrakoda, Brachipoda, Trilobit, dan beberapa jenis karang laut ikut lenyap. Peristiwa mengerikan tersebut di picu oleh air laut yang surut dan atau glasial di kutub selatan yang menyurutkan air laut di seluruh bumi. Fauna di kutub akhirnya migrasi ke daerah tropis, sedangkan fauna berdarah panas banyak yang mati dan punah lambat laun disebabkan hilangnya daerah tropis.

Kepunahan Devon Akhir

Kepunahan yang masif terjadi pada 380 tahun silam. Sekitar tiga per empat spesies yang hidup di bumi hilang dan punah. Kejadian ini merupakan rentetan kejadian yang merupakan kelanjutan dari berbagai spesies yang mati dan punah sebelumnya, jadi peristiwa ini bukan sebuah peristiwa tunggal.

Kepunahan Devon Akhir ini diperkirakan berlangsung selama sepuluh juta tahun. Kepunahan Devon akhir ditengarai oleh penurunan kadar oksigen di bumi secara drastis di laut sehingga banyak spesies kekurangan oksigen dan mati. Peristiwa ini juga disebut dengan Anoksia.

Kepunahan Massal Permo Trias

Kepunahan pada masa Permo Trias merupakan kepunahan yang mencatatkan banyak kematian. Diperkirakan sebanyak Sembilan puluh enam persen spesies yang hidup di bumi pada saat itu mati dan tidak bisa bertahan hidup. Hal ini membuat masa Permo Trias dijuluki dengan The Great Dying.

Berdasarkan sejarah usia Bumi, peristiwa kepunahan di masa Permo Trias ini diindikasikan oleh erupsi gunung Siberian Trap yang terletak di Siberia. Erupsi ini memicu pelepasan gas, peristiwa Anoksia, sampai terjadinya pemanasan global yang ekstrim sehingga menyebabkan jutaan lebih spesies di bumi punah.

Kepunahan Masa Trias Akhir

Era Trias akhir juga mencatatkan sejarah dimana peristiwa kepunahan masal terjadi. Era Trias Akhir berlangsung kurang-lebih 236 – 202 juta tahun yang lalu. Kepunahan di era ini ditengarai oleh hilangnya Ammonoid, famili Brachiopoda, Fastropoda, Bivalvia, dan berbagai macam reptil laut. Kepunahan di masa ini menurut salah satu sumber disebabkan oleh perubahan iklim, terbukanya atlantik, dan terbelahnya Pangea.

Bencana Super Era Kapur Paleogen

Peristiwa kepunahan era kapur Paleogen merupakan peristiwa yang terjadi sekitar kurang-lebih 65 juta tahun yang lalu, yang membuat satwa sangat terkenal dengan nama Dinosaurus punah. Peristiwa ini diakibatkan oleh tabrakan meteor, dan perubahan cuaca yang terbilang sangat ekstrim hingga memicu kepunahan Dinosaurus.

Selain disebabkan tabrakan meteor, pada masa itu terjadi juga erupsi gunung berapi, banjir basait, dan penyurutan air laut secara drastis. Selain dinosaurus, berbagai organisme lain juga turut punah seperti Ammonita, Pterosaurus akhir, dan berbagai bunga. Kepunahan tersebut juga dipicu oleh penurunan jumlah populasi yang drastis sebelum terjadinya meteor menghantam bumi, sehingga dipastikan kepunahan terjadi sangat cepat.

Tinggalkan Balasan